Sekilas Mengenai Head on Collision dan Waktu Reaksi

Pernahkah terlibat dalam suatu tabrakan dan mendapatkan nyeri yang teramat sangat? Jika ya berdoalah agar tidak terulang kembali. Dari beberapa jenis tabrakan (kendaraan) ada empat jenis yang harus diketahui yaitu tabrak depan, tabrak belakang, tabrak samping dan kendaran terguling (roll over). Mana yang paling mengerikan?

Video viral di bawah memperlihatkan adanya dua kendaraan saling beradu kepala setelah saling melihat dan sama-sama tidak menunjukkan reaksi menghindar. Kenapa? ada dua hal yang harus diketahui karena kita bukanlah Superman yang bisa demikian cepat menghentikan sesuatu. Sama-sama tidak mampu menghindar menunjukkan adanya dua kondisi berikut :

  1. Efek waktu reaksi
    Secara rata-rata angka 1 detik adalah waktu reaksi manusia terbaik yang dapat dihasilkan. Itu dengan syarat semua kondisi terwakili dengan situasi yang amat normal dan fit tanpa kesalahan. Apa jadinya saat tubuh mengantuk dan tidak fokus? Bye bye. Waktu reaksi manusia dapat diartikan sebagai jeda waktu saat manusia melihat sesuatu dan memikirkan respon apa yang bakal dilakukan, itu belum menghitung durasi hasil dari keputusan tersebut.
  2. Efek waktu mekanis
    Sementara waktu mekanis jika dibulatkan bisa masuk dalam rata-rata yang sama yaitu 1 detik. Reaksi mekanis tercipta hasil waktu reaksi manusia saat mengambil keputusan semisal melakukan pengereman hingga sistem rem itu bekerja hingga kendaraan berhenti. Masalahnya apakah mekanis rem nya terjamin bekerja sempurna dan nihil error?

Kembali ke soal “head-on collision” dimana dua objek yang saling bertemu tersebut akan menghasilkan berat berlipat dan imbasnya mampu melukai tubuh pengendara baik dalam skala ringan hingga berat. Seberapa beruntung mereka paska bertemu muka? Semoga baik-baik saja. (jess) | Foto : Google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *