Lima Tips Menghadapi Persimpangan Saat Berkendara

Ketika berkendara pastinya melibatkan total konsentrasi dan tidak boleh ada ruang untuk keselahan. Faktor manusia masih tampil dominan sebagai faktor utama penyebab kecelakaan, bisa jadi sentuh persentase lebih dari 80. Video viral yang diambil dari kamera cctv berikut jadi bukti sahih bahwa kompetensi berkendara di Indonesia masih harus kena banyak polesan. Dalam ruang terbuka dimana mata bisa saling mengawasi tapi masih saja bisa terjadi kecelakaan. Berikut tips menghadapi persimpangan saat berkendara.

  1. Selalu aware dengan kendaraan lain dan lingkungan. Cek spion setiap saat salah satunya sesaat sebelum masuk persimpangan
  2. Saat melakukan cek spion paralel lakukan perlambatan karena persimpangan adalah media lalu lalang banyak kendaraan. Hindari menaruh harap pengendara lain punya kualitas sama baiknya (atau buruknya) dengan kita.
  3. Saat di persimpangan, baik ramai maupun sepi sempatkan berhenti sebelum masuk bibir persimpangan. Gerakkan kepala ke kanan, kiri, dan kembali ke kanan untuk memastikan jalan dapat dilintasi dengan aman.
  4. Komunikasi. Bisa melalui klakson, lampu maupun lambaian tangan untuk menarik perhatian kendaraan atau pengguna jalan lain.
  5. Masuk perlahan dan sesuaikan kecepatan. Untuk persimpangan besar ber-lampu lalu lintas dimana gerakan kendaraan sedang cepat tetap lakukan perlambatan sesuai kondisi seperti diatur pada prosedur di atas.

Lalu apakah kecelakaan dapat dihindari? Masih ada pendapat di dalam dua kubu tetapi sebagai usaha antisipatif, berkaca pada video di atas saja bisa terlihat bahwa kecelakaan DAPAT dihindari, salah satunya melakukan prosedur keselamatan yang sesuai, PROTAP di persimpangan.

Ayo #NyetirLebihBaik (tiff) | Foto : Google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *