Tips Berkendara Menghadapi Mobil Blind Van

Saat pandangan terhalang memang menjadi situasi yang menyebalkan. Pandangan yang dimaksud adalah saat kita berkendara lalu tetiba pandangan tersebut terhalangi oleh sesuatu yang besar, pengamatan ke depan jadi bermasalah. Kerap disebut sebagai efek Blind Spot, terhalang bodi kendaraan yang besar seperti blind van, truk box dan sejenisnya tentunya dapat mempengaruhi keselamatan kita saat mengambil keputusan. Berikut adalah tips berkendara menghadapi mobil Blind Van, truk box dan sejenisnya.

  1. Jaga Jarak Aman. Dengan konsep jaga jarak aman sejauh 2 hingga 3 detik membuat pengendara punya kesempatan saat menjumpai objek-objek tak terduga untuk melakukan manuver. Tentunya dengan melihat situasi sekeliling lebih dulu.
  2. Ambil Sudut Segaris Roda Belakang. Posisi ini menyisakan mata yang dapat melakukan aksi “intip” ke bagian depan jalan. Saat dinilai aman maka kendaraan tersebut bisa langsung di dahului agar kita tak berlama-lama terjebak dalam pandangan yang terhalang.
  3. Jika Memutuskan Mendahului, Komunikasikan! Pastikan membunyikan klakson sebagai penanda atau pemberi kode kepada si pengemudi di depan, terlebih si pengemudi tak punya kemampuan melihat melalui spion belakang, dan hanya spion samping saja.
  4. Jangan Berlama-lama. Segera putuskan langkah mendahului karena berdiam terlalu lama dalam posisi terhalang otomatis meningkatkan kadar risikonya, seperti terjebak masuk lubang hingga terserempet kendaraan karena tak terpantau.

Tips di atas menjadi penting dan praktis jadi bagian dari metode mengemudi antisipatif atau Defensive Driving. Berkendara berkeselamatan memang butuh prosedur dan pengambilan keputusan yang cepat serta cermat. Salam berbudaya Safety. (tiff) | Foto : Google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *