Tips Berkendara Sepeda Motor di Jalan Menurun

Berkendara sepeda motor melewati jalur berbukit dan pegunungan memang mengasyikkan. Panorama yang tidak kita lihat sehari-hari bisa ditemui sembari berkendara melewati punggung-punggung bukit. Lalu di tengah menariknya berkendara sepeda motor di ketinggian apakah ada bahaya yang mengancam dari sisi penggunaan pengereman. Berikut adalah tips berkendara sepeda motor di jalan menurun agar rem tidak blong dan bisa bekerja optimal.

  1. Rawat fitur rem secara berkala. Cek selalu ketebalan kampas rem sepeda motor, pastikan pula cakram atau tromol pada rem masih bekerja baik. Coba lakukan injak lepas injak lepas saat motor diam atau jalankan sejenak dan tes ke dua rem-nya sebelum perjalanan benar-benar dimulai.
  2. Saat naik atau menanjak memang fitur rem minim digunakan namun waspadai saat menempuh jalan turun. Perlakukan pengereman secara bijak dengan tidak menekan habis rem saat kendaraan turun. Ada potensi cakram panas (overheat) dan risiko rem blong semakin tinggi. Lakukan bergantian antara rem depan dan belakang, lakukan secara injak lepas secara halus agar roda tetap dapat berputar tapi cukup lambat agar tetap aman
  3. Jika ada potensi blong maka menepilah sejenak untuk mengistirahatkan rem. Hindari dengan mengguyurnya dengan air dengan harapan panas cepat hilang. Prilaku tersebut justru akan menimbulkan masalah pada sistem pengereman. Berhenti saja sebentar sembari beristrirahat.

Ingat pula bahwa fitur rem berfungsi untuk menghentikan atau memperlambat putaran roda, bukan untuk menghentikan kendaraan. Mindset atau pola pikir seperti ini seringkali mengarahkan pengendara sepeda motor terhadap potensi kecelakaan. Nah bagaimana? Mudah bukan. (jess) | Foto : Google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *