10 Tips Aman Berkendara yang Setiap Pengendara Harus Tau

Tidak dapat dipungkiri mengendarai sepeda motor bagi banyak orang sangat mengasyikkan bahkan sekaligus jadi kebutuhan untuk “commuting”, dari sisi efisiensi bahan bakar bahkan sepeda motor jadi solusi sebagian besar pengguna kendaraan di kota-kota besar.

Ketika berbicara “safety” sayangnya belum banyak yang menaruh perhatian dan menganggap kendaraan sepeda motor tak lebih sebagai moda transportasi berpindah tempat saja.

Soal urusan “safety” atau keselamatan tentunya sepeda motor jauh lebih ringkih ketimbang moda transportasi lain semisal mobil. Mari disimak 10 tips aman berkendara yang setiap pengendara harus tau disadur dari salah satu artikel motorbikewriter.com.

  1. Ikutan pelatihan aman berkendara. Soal ini memang masih dianggap remeh padahal training aman berkendara atau kerap dikenal dengan “safety riding training” dapat mengasah keahlian kita untuk berkendara, tidak hanya urusan praktek tapi di awali dengan informasi keselamatan melalui sesi teori. Untuk tahapan lanjutan kamu bisa belajar soal menghadapi situasi-situasi darurat. Meski masih dianggap “mahal” dan tidak terjangkau harusnya kita bisa lebih sadar agar kita mau proaktif menggali edukasi tambahan.
  2. Berpakaianlah dengan benar saat berkendara. Penting untuk mengenakan perlengkapan berkendara dengan baik dan benar mulai dari helm, jaket, sarung tangan, celana panjang dan sepatu. Ini penting karena pakaian tersebut yang jadi pelindung pertama kamu saat terjadi gesekan dan kecelakaan.
  3. Cek sepeda motor secara berkala. Hinggapnya rasa malas bagi sebagian besar masyarakat memang masih jadi masalah utama. Kendaraan tidak terlalu di rawat dan dianggap bisa jalan saja sudah beres. Selalu terapkan kebiasaan melakukan pengecekan pra berkendara. Luangkan waktu 5 menit untuk cek kondisi rem, ban, transmisi, pelumas hingga lampu-lampu.
  4. Pelajari rute. Ketika kamu merencanakan sebuah perjalanan pastikan kamu pelajari rute-nya. Perhatikan tersebut apakah kondisinya memang baik dan aman untuk dilalui atau tidak.
  5. Fokus ke jalan. Konsentrasi amat dibutuhkan saat berkendara. Bentuknya yang jadi paling kecil di jalan raya memaksa pengendara harus membuat ekstra perhatian untuk bisa fokus karena sepersekian detik kesalahan dapat menentukan keselamatan kamu di jalan.
  6. Edukasi penumpangmu. Penumpang di Indonesia masih dianggap hanya sekedar penumpang padahal keberadaannya turut menjamin keselamatan saat kamu berkendara bersama. Sederhananya pastikan penumpang kamu untuk duduk dengan benar dan tidak membuat gerakan yang cenderung membuat kendaraan tidak stabil.
  7. Awasi cuaca. Kesiapan terhadap cuaca menjadi penting karena elemen keselamatan dipertaruhkan saat kendaraan dan fisik pengendara menempuh perjalanan yang diliputi hujan misalnya. Hindari memaksakan berkendara saat kondisi tidak ideal.
  8. Hindari gangguan. Jangan mencoba mengalihkan perhatian dari jalan yang sedang ditempuh. Hindari mengangkat panggilan telpon dan jika ada fitur Bluetooth yang terpasang pada helm gunakanlah untuk mengangkat panggilan dan persingkat dengan hanya menginformasikan kepada penelpon bahwa kita sedang berkendara.
  9. Pertahankan kecepatan sesuai rekomendasi. Batas kecepatan tidak asal dibuat dan setiap rute punya perbedaan batas kecepatan dengan memperhatikan kondisi rute dan jalan. Awasi rambu-rambu pembatas kecepatan dan ikuti/taati untuk menurunkan risiko kecelakaan. Jika sedang menempuh banyak jalan berkelok maka tindakan paling bijak adalah dengan menurunkan kecepatan untuk menghindari hal-hal kagetan yang dapat terjadi di depan mata.
  10. Berkendaralah dengan mood yang baik. Sedang stres, sedih, terganggu, marah bahkan mengantuk praktis menjadi gangguan yang menaikkan risiko negatif berkendara. Pastikan mood sedang baik.

Semua tips tersebut sangat aplikatif baik bagi pemula maupun profesional. Berkendara sepeda motor bukanlah hal mudah.

Selamat berkendara dengan aman dan nyaman, juga baik dan benar. \tiff | Foto : Googleimages

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.