Tidak Mudik Tahun 2020, Di Rumah Saja

Hari Raya Idul Fitri 2020 memang masih jauh tapi tahukah kamu ternyata sudah banyak yang “colong” start untuk bisa kembali ke kampung halaman sebelum waktunya. Tak lain karena efek libur pandemi Corona yang tengah melanda Indonesia. Pemberlakuan #pysicaldistancing serta anjuran #workfromhome ternyata membuka lebar peluang untuk bisa nikmati liburan lebih awal.

Selalu ada hal menarik terkait aktifitas mudik yang rutin dilakukan warga +62 setiap Hari Raya tiba. Lalu apakah tahun ini bakal terjadi perubahan yang signifikan dimana skenario larangan mudik tengah disiapkan Pemerintah guna menyikapi penyebaran virus Covid-19 yang belum ditemukan obatnya ini.

Skenario yang muncul dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyambut musim mudik 2020 patut kita perhatikan terkait bakal adanya batasan jumlah penumpang dalam satu kendaraan.

“Untuk yang terpaksa mudik dengan motor, tidak diperkenankan berboncengan. Tetap jaga jarak, karena penularan ini yang sangat berbahaya. Kesadaran dari masyarakat juga dituntut disini,” ujar Irjen Istiono selaku Kepala Korlantas Polri di Jakarta, Senin (6/4/2020).

Wacana Larangan Mudik

“Pembatasan kendaraan diharapkan nanti 50% dari kapasitas yang ada, sebagai komitmen untuk jaga jarak. Oleh karena itu, misalnya sedan hanya diberlakukan untuk dua orang. Van cukup tiga orang, di (bangku) depan, tengah, belakang,” jelasnya.

Ini menarik karena pastinya skenario ini bukanlah karakter yang biasa ditunjukkan masyarakat di setiap musim mudik. Adanya pembatasan penumpang apakah berimbas pada penambahan jumlah kendaraan demi menyiasati itu semua?

Tambahnya lagi, “Jadi yang melebihi kapasitas, pasti kami putar alihkan, suruh balik kanan, balik ke rumah saja demi keselamatan kita sama-sama. Pemerintah dan masyarakat harus bareng-bareng lawan virus Corona,”.

Demi Keselamatan Bersama, Jangan Mudik Dulu

Tentu yang terbaik adalah menahan diri untuk tidak bepergian. Dalam kondisi “nekat” pergi maka status pemudik pun bakal otomatis jadi ODP alias Orang Dalam Pemantauan apalagi yang datang dari episentrum virus seperti kota Jakarta. Ujungnya bakal kena karantina begitu sampai di kota tujuan mudik.

Ayo bersama menjaga diri dan bersama-sama mencegah penularan virus Covid-19 agar tidak sampai lebih jauh lagi. Tetap bertahan di rumah dan mulai mencoba mencari siasat untuk tetap “berkumpul” meskipun hanya dalam bentuk Video Conference.

Bersama kita bisa lawan Corona. (jess) | Foto : Googleimages

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.