Menumbuhkan Prilaku Antisipatif Saat Mengemudikan Kendaraan

Apa yang menjadi aturan pertama dari mengemudi antisipatif atau yang lebih dikenal dengan nama “Defensive Driving“? Tidak lain adalah menjadi individu yang waspada terhadap masalah-masalah potensial saat mengemudi dan mengambil sikap (aksi/action) sebelum masalah tersebut menjadi sebuah kerusakan (damage). Berikut adalah 5 tips mengenai prilaku berkeselamatan dengan cara mengemudi antisipatif.

  1. Pandanglah jalan sejauh mata bisa memandang. Pandangan yang dimaksud adalah menyebar jangkauan pandangan dan tidak terpaku terhadap satu titik yang persis berada di depan kamu. Dengan melihat potensi masalah lebih cepat maka aksi menghindari masalah bisa dilakukan lebih cepat juga.
  2. Waspadai Blind Spot atau titik tidak terlihat. Mata pengemudi punya banyak keterbatasan maka maksimalkan fitur kaca spion pada kendaraan serta aktifkan gerakan kepala lebih sering untuk menghapus efek dari Blind Spot tadi.
  3. Kurangi kecepatan pada setiap persimpangan. Prilaku menambah kecepatan saat berada di persimpangan bisa memicu kecelakaan. Pastikan seluruh area persimpangan bisa kamu deteksi lebih awal untuk menghindari insiden.
  4. Jaga jarak aman antar kendaraan. Untuk menghentikan kendaraan bebas dari tabrakan memiliki syarat waktu yang harus dipenuhi, baik dari waktu reaksi manusia hingga waktu reaksi mekanis kendaraan. Dengan melebarkan jarak maka kamu punya waktu untuk berbuat lebih baik dalam menghindari masalah di jalan.
  5. Kurangi (atau hilangkan) segala gangguan. Gangguan dapat hadir secara internal maupun eksternal, bisa dari dalam kendaraan maupun luar kendaraan. Bisa pula mulai dari dalam individu si pengemudi maupun sisi luarnya. Contoh kecilnya adalah mengemudi sambil bermain ponsel atau bercengkerama berlebihan dengan penumpang.

Butuh waktu lama untuk tumbuh menjadi pengemudi yang antisipatif. Yang paham kapan harus bertahan dan mampu melepaskan diri dalam situasi sulit saat mengemudi.

Memahami aturan baik UU yang berlaku hingga hal terkait administrasi saja belum cukup karena masih ada area yang harus dikuasai yaitu ber-prilaku mengemudi antisipatif dengan menggunakan prosedur yang aman dan benar. \jess | Foto : Googleimages

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *