Viral Kecelakaan McLaren MP4-12C dan Petikan Hikmahnya

“With great power comes great responsibility”. Kutipan populer dari semesta Spider-Man ini rasanya pantas juga diarahkan untuk para pemilik kendaraan dengan power yang besar. Tidak hanya mobil tapi juga motor, “power” kendaraan memang menjanjikan godaan iman pemiliknya. Apa hikmah dari kecelakaan hebat mobil super McLaren MP4-12C hari Minggu (3/5) lalu?

  1. Kembali ke kutipan sang pahlawan Laba-Laba, power besar menjanjikan tenaga besar yang belum tentu semua orang mampu mengendalikannya. Kapasitas mobil seharga 4 milyar rupiah ini tembus 3.800 cc dengan 8 silinder berikut turbo ganda berkonfigurasi V8.
  2. Kecepatan puncak di atas kertas tembus 330 kilometer per jam, bayangkan lesatannya dalam hitungan meter per detik. Akselerasi 0 hingga 100 kilometer per jam-nya hanya diraih dalam hitungan 3 detik. Teknologi kelas wahid tersebut asli buatan McLaren Technology Center alias MTC.
  3. Pada rilis awal di 2009 lalu, MP4-12C di-infokan mengadopsi teknologi F1 dan unggul dalam inovasi. Teknologi Brake Steering System-nya memungkinkan pengemudi bisa mengurangi gejala Understeer dan terpelintir-nya roda belakang. Teknologi ini yang mungkin tidak berhasil dikuasai korban saat terjadinya kecelakaan.

Hikmah-nya. Jangan main-main dengan teknologi terkait kecepatan puncak jika memang kita belum benar-benar memahami seluk beluknya. Tak hanya mobil, adaptasi kemampuan diri terhadap kemampuan sepeda motor pun mutlak dibutuhkan.

McLaren MP4-12C Berantakan

Faktor manusia saat berpengaruh pada sebuah kecelakaan. Bagaimanakah kamu menempatkan diri saat berada di belakang kemudi? Beruntung kedua korban dari mobil McLaren MP4-12C tersebut dikabarkan lepas dari maut dengan cedera ringan. Teknologi ruang kokpit yang seperti melepaskan diri dari ruang mesin menjadi bukti sahih bahwa bawaan teknologi supercar tersebut sudah teruji. Mau menguji kendaraan lain? \tiff | Foto : Googleimages

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.